Mereka ada disekitar kita

BOLANG PESISIR

KARAWANG

Dimana Semangat lahir dari keterbatasan

Mereka yang Hidup di Pesisir

Julukan Bolang acap kali  diberikan oleh warga sekitar kepada empat orang anak-anak pesisir tersebut, bukan karena mereka suka bermain di hutan mengingat mereka adalah anak pesisir, juga bukan karena mereka sekumpulan bocah yang memang sedang shooting kebutuhan tv show Bolang.
Melainkan karena sifat, dan semangat mereka dalam menuntun ilmu hingga menghafalkan Al-Qur’an.
Keempat bocah bolang itu adalah Robi (7), Putra (8), Willy (10) dan Ari.
Beberapa bocah pesisir yang akan dikisahkan disini.

Kisah Putra

Bolang Pesisir dari Karawang

Putra adalah bolang dari pesisir
yang layak dijadikan inspirasi, contoh, dan motivasi.
Bukan tanpa alasan, bocah geap berusia sembilan tahun juli ini, selalu memiliki cara agar tetap bersekolah, hingga menghafal al qur’an.

Julukan Bolang acap kali  diberikan oleh warga sekitar kepada putra dan teman sebayanya, karena kegigihannya dalam belajar.
Namun sebagai bocah pada umumnya, keinginan putra untuk bisa mendapat sekolah yang layak harus terhenti, karena kondisi sekolah yang tidak layak, belum lagi fasilitas lain seperti buku belajar dan peralatan sekolah yang masih terbatas, menjadi keluhan yang sering kali menghampiri bocah seusia putra untuk lebih memilih membantu orangtua daripada belajar.

Apa Kata Mereka ?

“Menjadi anak pesisir itu tidak mudah, walupun saya tidak berada di lingkungan pesisir yang tertinggal, namun menjadi anak pesisir di lingkungan kriminal dan gelap penuh tipu daya, sewaktu-waktu bisa menjadi ancaman”.

25497478040_140ce47f31_k.jpg

Farida Fitriani​

Aktivis Bahari - Anak Pesisir Belitung

“Lahir menjadi anak yang tinggal di pesisir itu plus minus, hal yang bisa kita lakukan sebagai masyarakat yang peduli sekaligus orangtua adalah memperhatikan pendidikannya, karena pendidikan dan akhlak yang bagus adalah awal untuk generasi yang bagus”.​

11-09-01-kak_seto

Kak Seto​

Komnas Perlindungan Anak

Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

Program Populer

orang baik

Sedekah Mushaf Quran Untuk Pelosok Pesisir

“Sudah hampir 10 tahun, kami membina anak-anak nelayan di pesisir Kalianda, Lampung. Setiap habis mangrib, anak-anak nelayan datang ke rumah kami untuk mengaji.

Daging Kurban Terakhir Ibu Maskimah

Ibu Maskimah (59 tahun) hidup sebatang kara di rumah mirip gubuk di Pesisir Karawang, Jawa Barat. Sehari-hari Ibu Maskimah hanya mampu membeli ikan dan mie instan sebagai menu makanan. Jangankan membeli daging, bisa makan sehari sekali saja sudah syukur.

Tertarik Program Kami ?

Kamu bisa meninggalkan alamat email kamu untuk mengikuti setiap kegiatan mulia, maupun aksi-aksi heroik dari Niat Baik Sinergi.
Dapatkan spesial reward bagi yang subscribe email sekarang!

INGIN TAHU LOKASI LEMBAGA KAMI ?

TEMUKAN KAMI VIA GOOGLE BISNIS

Niat Baik Sinergi Foundation

Copyright 2020

×

Hallo!

Assalamu'alaikum
Butuh informasi lebih lengkap, silahkan menghubungi kami melalui Whatsapp kami, atau kirim email melalui ask@niatbaik.or.id

× Whatsapp